Kamis, 03 Maret 2011

DAHSYATNYA ‘LAA ILAAHA ILLALLAAH’

Pembaca yang dirahmati Allah, mari kita bergegas memperbanyak dzikir kepada Sang Penguasa. Ada banyak bacaan dzikir, salah satunya adalah tahlil. Berikut akan diutarakan dahsyatnya ucapan yang sebenarnya ringan diucapkan tapi amat berat di timbangan. Berikut inti percakapan tentang kisah Nabi Musa yang bercakap dengan Tuhan:


PERCAKAPAN MUSA A.S. DENGAN TUHAN

Musa A.S.: Oh Tuhan, ajarilah kami sesuatu yang dapat kami pakai untuk berdzikir dan berdo'a kepada Engkau.
Tuhan: Ucapkan, Laa Ilaaha Illallaah ha Musa.
Musa A.S.: Oh Tuhan, semua hamba-Mu telah mengucapkan kalimat itu.
Tuhan: Hai Musa, andaikan langit yang tujuh berserta seluruh penghuninya selain Aku, dan bumi yang tujuh ditimbang dengan Laa Ilaaha Illallaah, niscaya masih berat Laa Ilaaha Illallaah.

Kata Hikmah :
1. Kisah ini diambil dari hadi
ts Nabi saw. yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dan Imam Al-Hakim dari Abi Sa'id Al-Khud Riyyi ra.
2. Nilai Laa Ilaaha Illallaah lebih hebat daripada langit, bumi, dan seluruh penghuninya.
3. Langit itu juga berpenghuni.
4. Bumi itu tujuh lapis sebagaimana langit.
5. Seutama-utama dzikir adalah Laa Ilaaha Illallaah*.
*sesuai dengan hadits dari Jabir ra., ia berkata: Nabi saw. bersabda: "Dzikir yang paling afdhol adalah mengucapkan 'Laa ilaaha illallaah'." (H.R. Tirmidzi, shahih)


(diambil dari 1001 Kisah Teladan)

Hal-hal BODOH, SEPELE, dan KECIL apakah yang sebenarnya melalaikan kita ini???

=>Untuk menjaga ‘istiqomah’ kita, maka dapat kita baca setiap selesai sholat 10 atau 33 kali atau menurut bilangan yang Anda sukai. Mungkin kita juga kurang menyadari bahwa SATU-SATUNYA ibadah yang diperintahkan dalam Al-Quran agar dilakukan sebanyak-banyaknya adalah ‘dzikir’.

Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (Q.S. Al-Ahzab: 41)

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari.” (Q.S. Ali-‘Imran: 41)

“… dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.” (Q.S. Al-Anfaal: 45)

“… dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Q.S. Al-Jum’ah: 10)

Hal ini amatlah ringan, dalam 1 detik saja kita dapat membacanya 2 kali. Jadi kita hanya perlu meluangkan waktu 16,5 detik apabila membacanya 33 kali. Ini sungguh-sungguh merupakan hal yang amat berharga’ untuk perbekalan kita semua. Maka mari segera kita amalkan sekarang juga. :)

SEHARUSNYA KITA MENANGIS SAAT INI JUGA!

Sebuah hadits yang amat sangat mengerikan:

-------------------------------------------------
Diriwayatkan dalam suatu hadits, sesungguhnya ketika Allah SWT memerintahkan kepada malaikat Jibril untuk mengambil api kepada Malaikat Malik, yang kemudian api itu diberikan kepada Nabi Adam as., sehingga Nabi Adam as. bisa memasak makanan dengan api, maka berkatalah Malaikat Malik: "Wahai Jibril, berapakah api yang kamu butuhkan?". Malaikat jibril menjawab: "Aku membutuhkannya sebesar buah kurma". Lalu Malaikat Malik berkata: "Wahai Jibril, andaikata aku memberikan api itu kepadamu sebesar BUAH KURMA, maka akan HANCURLAH TUJUH LANGIT, DAN TUJUH BUMI karena dari panasnya api itu". 

Malaikat Jibril berkata: "Kalau begitu sebesar BIJINYA". Maka Malaikat Malik berkata: "Kalau aku memberikan apa yang kau inginkan, maka tidak akan turun hujan biar hanya setetes, dan juga tumbuh-tumbuhan tidak akan bisa tumbuh di bumi". 

Malaikat Jibril melapor: "Ya Tuhanku, seberapakah api yang harus aku ambil?". Lalu Allah SWT berfirman: "Ambillah kira-kira sebesar semut kecil". Kemudian Malaikat Jibril mengambil api sebesar SEMUT KECIL, lalu mencelupkan api itu ke dalam sungai sebanyak 70 KALI. 

Selanjutnya Malaikat Jibril membawa api itu kepada Nabi Adam as. Lalu Malaikat Jibril meletakkan api itu di atas gunung yang tinggi, maka GUNUNG ITU MENJADI HANCUR, kemudian Malaikat Jibril MENGEMBALIKAN API yang sebesar semut itu ke tempatnya, yaitu neraka. Dimana masih tersisa asap api itu di beberapa batu dan besi, sampai pada hari kita ini, maka api yang ada ini, adalah dari ASAP api neraka yang sebesar SEMUT TADI. Maka ambillah dia sebagai pelajaran, wahai orang-orang mu'min.

(ditulis dari buku PERJALANAN HIDUP SESUDAH MATI - Menyingkap Tuntas Adanya Kehidupan Di Alam Akhirat, hlm. 353-354)
-------------------------------------------------

Resume:
Api neraka sebesar "buah kurma" saja akan menghancurleburkan tujuh langit dan tujuh bumi. Api neraka sebesar "biji kurma" saja akan berdampak tidak akan ada kehidupan sedikit pun. Api neraka sebesar "SEMUT KECIL yang telah DICELUPKAN ke dalam sungai 70 KALI" saja akan menghancurkan gunung yang tinggi! Baru "BEKAS atau SISA ASAP api sebesar semut kecil yang telah dibasuh air 70 KALI" adalah panasnya api dunia!

Hanya orang kurang berakal yang mengatakan: "Biarlah nanti aku masuk neraka dahulu (meski hanya sebentar) sebelum masuk surga, toh asal mengucap syahadat dengan yakin pasti nanti akan masuk surga".

Dan ingat kembali pula tulisan yang lalu tentang "SATU CELUPAN SAJA!"Maka siapakah yang berani mengingkari kekuasaan-Nya? Seharusnya kita menangis saat ini juga....

‘SEKEJAP’ SAJA!

Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?" Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau SETENGAH HARI, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung." Allah berfirman: "Kamu TIDAK tinggal (di bumi) MELAINKAN SEBENTAR SAJA, kalau kamu sesungguhnya mengetahui*” Maka APAKAH KAMU MENGIRA, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara MAIN-MAIN (saja), dan bahwa kamu tidak akan DIKEMBALIKAN kepada Kami? [Q.S. Al Mu'minuun 112-115]
*Maksudnya: mereka hendaknya harus mengetahui bahwa hidup di dunia itu hanyalah sebentar saja, sebab itu mereka seharusnya janganlah hanya mencurahkan perhatian kepada urusan duniawi saja.

=> Bahkan umat manusia pun ketika ditanya, mereka HANYA menjawab tinggal di bumi sekitar "setengah hari". Namun setengah hari pun masih dibantah mentah-mentah oleh Tuhan Sang Pemilik Waktu. Hingga ada yang mengatakan bahwa hidup rata-rata manusia di dunia (63 tahun) hanyalah selama 1,5 jam waktu akhirat. 


1 hari akhirat = 1000 tahun 
24 jam akhirat = 1000 tahun
1,5 jam akhirat = 63 tahun

“Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.” (Q.S. Al Hajj 47)

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.” (Q.S. As-Sajadah 5)

=> Setidaknya penemuan Fisikawan Einstein tentang ‘relativitas waktu’ dapat lebih membuka pandangan bahwa dunia ini memiliki waktu yang jauh jauh jauh berbeda dengan akhirat (angka ‘berapapun’ jika dibagi dengan ‘tak terhingga=kekal’, maka hasilnya bisa dibilang NOL).

Jangan sampai pula nanti kita termasuk orang yang mengatakan seperti ini:
Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku KEMBALIKANLAH aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. SEKALI-KALI TIDAK! ... [Q.S. Al Mu'minuun 99-100]

Aamiin yaa Rabbal 'Aalamiin....


Tulisan terkait: TAK 'KAN TERBAYANG LAMANYA WAKTU AKHIRAT!

SATU CELUPAN SAJA!

Mari kita resapi dan tangisi dalam hati hadits mengerikan berikut:
Rasulullah SAW. bersabda:
“Pada Hari Kiamat, didatangkanlah penghuni neraka yang paling nikmat kehidupannya di dunia, lalu ia dicelupkan SEJENAK ke dalam neraka, kemudian ia ditanya, ‘Pernahkan kamu merasakan kenikmatan meski hanya sedikit?’ Ia menjawab, ‘TIDAK PERNAH, ya Rabb’ Lalu didatangkan pula penghuni surga yang (dahulu) paling sengsara di dunia, lalu ia dicelupkan SEJENAK ke dalam surga, kemudian ditanya, ‘Pernahkan kamu merasakan kesengsaraan meski hanya sedikit?’ Ia menjawab, ‘TIDAK PERNAH, ya Rabb’ … (H.R. Muslim, Shahih Muslim)
Hadits tersebut menunjukkan, jika seseorang dianugerahi:
“Kemakmuran di dunia berupa harta yang melimpah, kebahagiaan, ‘kenikmatan yang tiada batas’, umur yang panjang dan kesehatan, dan bahkan juga kekuasaan, kedudukan serta pangkat (akumulasi)”,
Kemudian ia dicelupkan ‘sebentar saja’ ke dalam neraka, MAKA ‘semua keuntungan’ yang telah ia peroleh “SEDIKIT PUN tidak bisa menyamai/mengimbangi celupan itu”. Hasilnya menjadi NOL dibandingkan dengan satu celupan tersebut.
Lantas, bagaimanakah dengan kondisi orang yang tinggal di neraka selama bertahun-tahun dan dalam waktu yang lama, MESKIPUN setelah itu tempat kembalinya ialah surga???
Sungguh ini merupakan renungan mendalam bagi siapa saja yang memikirkannya.

(ditulis dari Buku: RUMUS MASUK SURGA – Cara Cerdas Memilih Amal untuk Hasil Optimal, hlm. 52-53)

MUQADDIMAH (baca dulu)

Menindaklanjuti banyak diantara umat Islam yang sering mengikuti pengajian, mendengarkan ceramah, membaca buletin, dan bagi laki-laki selalu mendengarkan khutbah setiap jumat, namun, semua seperti terasa biasa-biasa saja dan yang utama kurang mampu mengubah keseriusan ibadah atau amalan-amalan hariannya.

Untuk itu, blog ini sengaja disusun untuk MEREVOLUSI PANDANGAN dan AMALAN (serta kebahagiaan) "kita" sebagai umat Islam, tidak sekadar hanya meningkatkan keimanan tetapi diharapkan bisa mengantarkan kita untuk bersama-sama berlomba-lomba dalam kebaikan melalui 2 program utama:
1. Revolusi Pandangan (Revolusi Iman)
2. Revolusi Amal
(juga revolusi kebahagiaan nantinya).

Berisi pilihan ilmu-ilmu terbaik dan ‘dasar’ yang sangat penting namun mungkin jarang diketahui umum, yang dengan membacanya insyaaAllah pandangan dan amalan kita akan menjadi jauh lebih baik.

Untuk merealisasikannya, akan digunakan garis besar urutan tema:
[1] penanaman keinsyafan,
[2] jalan utama keberuntungan,
[3] cara dan rumus-rumus seorang muslim yang cerdas memilih amal untuk hasil optimal.

Sehingga, konsep dakwah di sini adalah dakwah/tulisan bersambung dan di akhir program akan diberikan “keterkaitan secara menyeluruh dan komprehensif atas tulisan-tulisan yang telah diposting”. Oleh karena itu, diharapkan membaca artikel secara urut dari urutan yang paling awal (paling awal diposting, yaitu mulai awal bulan Maret 2011) sampai kepada artikel terbaru karena untuk lebih memahami tulisan yang baru, perlu memahami tulisan-tulisan sebelumnya. Dan semakin akhir, tulisan-tulisan yang diposting akan semakin PENTING dan semakin REVOLUSIONER hingga program berakhir.

*Blog ini sengaja dibuat sesederhana dan seringan mungkin agar mudah diakses melalui HP, cukup ketikkan alamat web: muhammadsyukronfauzi.blogspot.co.id.

Di sinilah akan diuraikan rahasia keinsyafan, rahasia tangis dan air mata, rahasia khusyu', dan yang utama adalah rahasia fastabiqul khairat.

Dan akhirnya, semoga keberuntungan besar tercurah bagi kita semua yang memahaminya :)

Jazakallahu khairan katsiiran.
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb. ^^


*Penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya karena blog ini terhenti cukup lama dan sampai dengan akhir tahun 2016, tulisan-tulisan paling revolusioner belum kami posting. Untuk selanjutnya, kami akan megupdate blog ini.

-M. Syukron Fauzi-