Minggu, 04 Maret 2012

JANGAN MAIN-MAIN DENGAN SHOLAT ANDA!

Berikut alasan penulis mengapa perlu membuat dan memikirkan cara mudah dan efektif sebagai Tips Rahasia Khusyu’ Dalam Sholat (dalam berbagai keadaan):


“Sesungguhnya seseorang melaksanakan shalat selama ENAM PULUH TAHUN, akan tetapi SATU shalat pun TIDAK DITERIMA baginya. Mungkin ia menyempurnakan ruku’ tetapi ia tidak menyempurnakan sujud, dan menyempurnakan sujud akan tetapi tidak menyempurnakan ruku’.” (H.R. Abul Qasim)
=> Renungkan! 60 tahun pada masa sekarang berarti seumur hidupnya => tidak diterima satu pun => hisabnya amatlah berat => siksa akhirat (pasti). Padahal siksa akhirat itu sangat-sangat keras. Hayati kembali 5 tulisan pokok terkait siksa akhirat yang telah disampaikan.

“Sejelek-jelek manusia mencuri adalah orang yang tidak menyempurnakan ruku’nya dan sujudnya.” (H.R. Ahmad)

“Sesungguhnya seorang hamba menunaikan shalat, dan barangkali TIDAK DICATAT kecuali sepersepuluhnya, atau sepersembilannya, atau seperdelapannya, atau sepertujuhnya, hingga habis bilangan yang terakhir.” (H.R. An-Nasa’i)
=> Tentu hal di atas terjadi karena tingkat kekhusyu’an yang berbeda. Sebenarnya 2 dalil (H.R. Abul Qasim & H.R. An-Nasa’i) di atas sudah sangat cukup menjadi alasan betapa pentingnya Tips Rahasia Khusyu’ Dalam Sholat.

Sehingga shahabat Ali pun berkata bahwa “Amal yang paling baik adalah perbuatan seikhlas-ikhlasnya untuk mecari ridho Allah dan DICATAT oleh Allah”. Menunjukkan bahwa banyak amal-amal yang ‘tidak dicatat’ karena amal tersebut rusak/ cacat karena satu atau berbagai sebab.

Hassan bin ‘Athiyah berkata, “Dua orang melakukan shalat yang sama, tetapi perbedaan keutamaan antara keduanya bisa SEJAUH LANGIT DAN BUMI ...”

“... Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (Q.S. Al-Baqarah 238)

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya.”
(Q.S. Al-Mu’minuun: 1-2)

Dan tentu pembaca yang budiman telah mengerti bahwasanya sholat adalah tiang agama, sholat adalah amal yang pertama kali dihisab, dan sholat itu pada mulanya diperintahkan sampai 50 kali karena amat pentingnya (note: MAKNA '50 SHALAT’). Maka, hanya satu kalimat yang bisa disimpulkan: “Jangan main-main dengan sholat Anda!”


(untuk dimengerti, mengerti artinya paham, paham artinya menghayati, menghayati artinya membawa perbaikan, DAN AGAR tidak meninggalkan shalat sunnah rowatib yang mana dapat menambal cacatnya sholat fardhu)

Minggu, 26 Februari 2012

LILIN HARAPAN

Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh.

Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka

Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”

Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”

Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:”Aku adalah Cinta” “Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.”

“Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”

Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga…

Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam.

Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”

Lalu ia mengangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:

Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:

” Akulah H A R A P A N “

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah H A R A P A N.
yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!

Source: http://www.yauhui.net/lilin-harapan/


related posting:
1. UJIAN SESUNGGUHNYA YANG 'DIREMEHKAN'
2. INILAH FAKTA MASA KINI!


Maka nyalakanlah harapan itu untuk memperbaiki diri dan terus berubah ke arah yang lebih baik....

Sabtu, 18 Februari 2012

INILAH FAKTA MASA KINI!

-------------------------------------------------
Apa yang akan kita katakan kepada orang yang ingin pergi dari Mekkah ke Madinah dengan mengumpulkan seluruh harta bendanya, mengendarai mobilnya dan menuju Madinah dengan niat ingin "menetap" di sana. Tetapi, sebelum sampai di tempat tujuan ia berhenti di perkampungan yang berdekatan. Di tempat tersebut, ia mengumpulkan harta dan membeli material-material bangunan yng diperlukan, seperti batu bata dan besi, lalu mulai membangun rumah, menghias, dan mengisi rumah dengan perabotan. Adapun ketika ia ditanya tentang tujuan awalnya, ia menjawab, "Madinah, tetapi aku berniat beristirahat sebentar di sini." TENTU, orang ini akan dianggap GILA dan KURANG WARAS pikirannya oleh seluruh manusia.

Jangan heran dengan hal ini! Sekarang banyak manusia, baik orang-orang 'jenius', ahli pikir, maupun pemimpin mereka mengerjakan perbuatan ini, kecuali orang yang dirahmati Rabb-nya.

Dengan harta, tenaga, dan waktu yang dimilikinya, mereka telah berjalan dalam jangka waktu yang sebentar dan menuju sejengkal tanah dalam jalan kehidupan yang panjang. Mereka tinggal di sana dalam waktu yang SEBENTAR dan MENINGGALKAN apa yang akan mereka diami untuk 'selama-lamanya'.

(ditulis dari buku RUMUS MASUK SURGA - Cara Cerdas Memilih Amal Untuk Hasil Optimal, hlm.137)
-------------------------------------------------


(sebagai sebuah perumpamaan untuk menanamkan kembali tentang tujuan awal penciptaan manusia dan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan untuk menuju tujuan kehidupan kekal yang sesungguhnya)