Minggu, 11 Desember 2011

KEUTAMAAN & PENTINGNYA SHOLAWAT!

Allah Ta'ala berfirman:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi – yakni Nabi Muhammad. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. Al-Ahzab: 56)

Dari Abdullah ibnu 'Amr ibnu Al-'Ash ra. bahwasanya ia mendengar Rasulullah s.a.w, bersabda: "Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku SEKALI, maka Allah akan memberinya shalawat (rahmat) SEPULUH KALI dengan satu shalawatnya itu." (H.R. Muslim)

Dari Ibnu Mas'ud ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang PALING DEKAT denganku di Hari Kiamat nanti adalah dia yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (H.R. Tirmidzi, dengan sanad hasan)

Dari Aus ibnu Aus ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya di antara hari-harimu yang paling utama ialah HARI JUM'AT, maka perbanyakkanlah membaca shalawat kepadaku pada hari itu. Karena sesungguhnya bacaan shalawat kalian akan disampaikan kepadaku!" Kemudian para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimanakah shalawat kami akan disampaikan kepada Anda, sedangkan jasad Anda telah hancur?" Beliau menjawab, ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan jasad para Nabi bagi tanah.’" (H.R. Abu Dawud, dengan sanad shahih)

Dari Ali ra., katanya: "Rasulullah saw. bersabda: "Orang yang PELIT adalah orang yang tidak bershalawat kepadaku ketika namaku disebut disisiNya.” (H.R. Tirmidzi. Ia berkata, “hadits ini hasan shahih”)

Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda: "Janganlah engkau semua membuat kuburku itu sebagai hari raya - yakni untuk tempat berkumpul-kumpul guna bersenang-senang. Bacalah shalawat padaku karena sesungguhnya bacaan shalawatmu semua itu dapat sampai padaku, DI MANA SAJA engkau semua berada." (H.R. Abu Dawud, dengan sanad shahih)

Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: "Tiada seorangpun yang memberi salam padaku, melainkan Allah mengembalikan ruhku, sehingga saya dapat MENJAWAB SALAM orang itu." (H.R. Abu Dawud, dengan sanad shahih)

Dari Syyidina Ali bin Abi Thalib: “Tiap-tiap doa itu masih tertutup, sehingga mengucapkan shalawat kepada Muhammad saw dan keluarga Muhammad”. (H.R. Thabrani)*
*Perhatikan kembali

(referensi utama: Kitab Hadits Riyadhus Shalihin)


PENTINGNYA SHOLAWAT

Membaca sholawat 10 kali, dan lebih utama apabila membaca “sholawat ibrahimiyah” (yang lengkap).

*Allahumma shalli wasallim ‘alaa nabiyyinaa Muhammad atau Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad atau bentuk bacaan sholawat yang lain” atau bentuk yang lengkap sampai “innaka hamiidummajiid”.

Keutamaannya: “Barangsiapa yang bersholawat sebanyak sepuluh kali saat pagi dan sore*, maka dia akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah saw. di hari Kiamat kelak.” (HR. Ath-Thabrani)
*pagi: setelah shalat Shubuh, sore: setelah shalat Ashar

=> Dimana hari Kiamat adalah hari dimana pertolongan ‘sangat sangat dan sangat’ dibutuhkan. Bahkan dalam sebuah H.R. (sebelum proses hisab) SEMUA NABI kecuali Nabi Muhammad saw. berkata: DIRIKU… DIRIKU… DIRIKU… (Hanya Nabi Muhammad saw. yang berkata: umatku… umatku… umatku), itu artinya setiap orang (termasuk para Nabi bahkan Nabi selevel Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, sampai Nabi Isa) saat itu begitu khawatir dan menginginkan keselamatan bagi ‘dirinya sendiri’.

Hari Kiamat, karena amat terlalu susah yang melebihi kesusahan apapun di dunia, bahkan ada yang ingin segera diputuskan, meskipun masuk neraka ia rela.

Hari Kiamat saja sungguh meruntuhkan jantung, kengerian yang di luar bayangan manusia. PADAHAL, kengerian Neraka dibanding Hari Kiamat adalah bagaikan ukuran Galaksi Bimasakti dengan sebutir kelereng... (penulis tidak sedang me-‘lebay’! karena akhirat itu ~ (tak terhingga)

[Lebih jelas tentang hal ini, baca tulisan sebelumnya dg judul ‘KENGERIAN TERAMAT SANGAT HARI KIAMAT!!!’ dan fahami betapa pentingnya nilai 1 kebaikan pada Hari Kiamat lebih berharga dengan dunia seisinya dan bahkan lebih]

Kita dengan level ‘ecek-ecek [B.Jawa]’ dan berlumur dosa ini benar-benar harus meminta syafaat dari Rasulullah SAW! Pemimpin dari seluruh Nabi, Kekasih Sejati Allah SWT.

Ini sangat ringan, untuk bacaan sholawat yang pendek bisa dibaca hanya dalam 2 detik! Jika 10 kali hanya butuh 20 detik saja! Jadi, mari kita amalkan dengan tulus hadits tersebut, ‘mulai saat ini juga’ demi keselamatan & keberuntungan di hari akhir kelak. [akan lebih bagus lagi bila menjadi tambahan bacaan ‘setiap’ usai shalat serta jadikan sebagai salah satu bacaan dzikir pilihan di luar waktu itu]

Related:
“KENGERIAN TERAMAT SANGAT HARI KIAMAT!!!”
“KEKASIH SEJATI ALLAH SWT”

-sungguh syafaat Rasulullah jauh lebih berharga dari seluruh langit dan bumi beserta isinya-


Dari semua tulisan mengenai sholawat (dahsyatnya sholawat, keutamaan sholawat, pentingnya sholawat), dapat kita rangkum sebagai berikut:

1. Selain didoakan para malaikat lazim, 4 MALAIKAT YANG MULIA, paling agung, dan paling utama: Jibril, Mikail, Israfil, Izrail masing-masing memberikan janji dan jaminan luar biasa kepada orang-orang yang rajib bershalawat ke atas Rasulullah saw.
2. Allah akan memberi shalawat (rahmat) SEPULUH KALI hanya dengan bershalawat SATU KALI.
3. Orang yang PALING DEKAT dengan Rasulullah adalah yang paling banyak bershalawat.
4. Orang PELIT adalah orang yang tidak mau bershalawat.
5. Hari JUMAT agar diperbanyak shalawat.
6. Kapanpun, dimanapun, pada saat apapun shalawat kita PASTI SAMPAI kepada Rasulullah dan dijawab.
7. Doa masih TERTUTUP tanpanya, dengan shalawat doa kita lebih mustajab.
8. Poin 8, poin & simpulan paling utama:

Berdasarkan beberapa hadits, dapatlah kita katakan:

“Orang paling sial dan paling pailit sejagad raya adalah orang yang masuk surga, namun karena kedzalimannya ‘over’ sehingga pahalanya habis lalu dimasukkan ke neraka
dan
Orang paling beruntung sejagad raya adalah orang yang telah diseret ke neraka, namun karena ia rajin bershalawat kepada Nabi Muhammad, ia dibebaskan dari neraka karena syafaat Rasulullah”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar