Jumat, 05 Agustus 2011

TAK 'KAN TERBAYANG LAMANYA WAKTU AKHIRAT!

-------------------------------------------------
“Mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya. Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah. Sebagai pambalasan yang setimpal.” (An Naba': 23-26)

Rasulullah saw. bertanya kepada Jibril: "Apakah Huqub itu?" Lalu Jibril menjawab, "Yaitu masa 4000 TAHUN." Rasulullah saw. bertanya lagi, "Dalam 1 tahun ada berapa bulan?" Jibril menjawab: "Yaitu ada 4000 BULAN". Rasulullah saw. bertanya, "Dalam 1 bulan ada berapa hari?" Malaikat Jibril menjawab, "Yaitu ada 4000 HARI". Rasulullah saw bertanya: "Dalam 1 hari ada berapa jam?" Jibril menjawab, "Yaitu ada 70.000 JAM, dan setiap jamnya itu SAMA DENGAN waktu SETAHUN dari tahun di dunia.”

(ditulis dari buku PERJALANAN HIDUP SESUDAH MATI - Menyingkap Tuntas Adanya Kehidupan Di Alam Akhirat, hlm. 366)
-------------------------------------------------

Perhitungan:
Jadi, 1 Huqub = 4000 x 4000 x 4000 x 70000 tahun
= 4.480.000.000.000.000 tahun = 4.480 triliun tahun!
(Allahuakbar! Angka ini sungguh bukan main-main besarnya, jumlah seluruh pendapatan negara Indonesia dalam 1 tahun saja tidak pernah mencapai angka sebesar itu, padahal itu adalah satuan mata uang, sedangkan ini adalah satuan waktu, ditambah lagi dengan satuan ‘tahun’, Ya Allah jauhkanlah kami dari azab dan kemurkaan-Mu)
= 4000 x 4000 x 4000 x 70000 x 365 x 24 jam
= 1.635.200.000.000.000.000 hari = 1.635.200 triliun hari
= 39.244.800.000.000.000.000 jam = 39,244 milyar x 1 milyar jam!

“ITU BARU 1 HUQUB”, padahal banyaknya bilangan huqub TIDAK akan dapat ditulis dan TIDAK akan pernah selesai ditulis.

Jika dikalkulasi, waktu dunia seperti ‘TIDAK PERNAH ADA’ atau bisa dibilang NOL. Sebab, angka berapapun jika dibagi dengan bilangan tak terhingga, hasilnya ≈ NOL. Sesuai dengan tulisan sebelumnya dengan judul SATU CELUPAN SAJA!!”, didapati bahwa orang PALING BAHAGIA di dunia pun (dari manusia pertama hingga terakhir) jika dicelupkan sejenak saja di neraka, maka “semua kenikmatan” dunia yang ia dapat seakan hilang tidak pernah ada.

Akhir kata, “dunia/akhirat ≈ NOL”.

Semoga ia menjadi peringatan dan pelajaran bagi kita semua, wahai orang-orang mu’min.


Melengkapi tulisan terkait sebelumnya:
2.       ‘SEKEJAP’ SAJA!
3.       SATU CELUPAN SAJA!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar